I Hate Monday
Mungkin, kebanyakan orang membenci hari Senin karena pada hari itulah mereka dipertemukan kembali dengan segudang aktivitas yang melelahkan. Tetapi, lakon kita, Jon Koplo, membenci hari Senin karena ia harus menanggung malu di depan teman-teman sekolahnya ketika upacara bendera.
Kisah lucu tapi menggelikan ini berawal dari sifat ndhableg pada Jon Koplo yang belum juga hilang. Meski sudah kelas satu SMA, setiap harinya Jon Koplo terus saja diopyak-opyak oleh kedua orang tuanya agar bisa bangun pagi. Nah, pada suatu Minggu pagi, kedua orang tua Jon Koplo yaitu Tom Gembus dan Lady Cempuk harus pergi ke luar
Merasa tidak ada yang mengawasi, Jon Koplo berbuat sa’penake dhewe di rumah. Malam harinya, Jon Koplo nonton TV hingga larut sehingga Jon Koplo bangun kesiangan keesokan harinya. Alhasil, karena bangun kesiangan, Jon Koplo segera njranthal menuju kamar mandi. Ia pun segera mandi seadanya dan kemudian mengenakan seragamnya yang masih cementhel bersama pakaian-pakaian yang lain di gantungan pakaian. Tanpa berdandan dan sarapan, Jon Koplo segera nyangklong tas dan ngegas motornya menuju sekolah.
Sesampainya di sekolah, tempat parkir sepeda dan motor untuk para murid sudah hampir penuh. Maklum, hari itu hari Senin sehingga para murid datang lebih awal karena ada upacara bendera. Setelah memarkir motornya, Jon Koplo bergegas meletakkan tasnya di kelas dan mlayu menuju lapangan upacara.
Upacara pun dimulai. Selama upacara berlangsung, beberapa guru berkeliling di barisan para murid untuk mencari murid yang seragamnya tidak lengkap dan juga yang rame dhewe pada saat upacara. Sementara itu, para murid yang datang terlambat ditempatkan di barisan tersendiri untuk nanti diberi hukuman. “Wah, slamet, untung aku ora telat!” ucap Jon Koplo dalam hati seraya ngelus dada.
Namun, alangkah terkejutnya Jon Koplo saat tiba-tiba lengannya ditarik oleh salah satu guru terkiller di sekolahnya, Gendhuk Nicole. “Mas, kumpul
Mak gragap! Jon Koplo segera memperhatikan baju seragamnya. Ternyata benar! Di lengan baju yang ia kenakan terdapat tulisan / badge “PT AH TENANE”. Berarti Jon Koplo telah mengenakan seragam pabrik milik bapaknya yang juga berwarna putih seperti seragam sekolahnya. Kontan saja, ledakan tawa teman-temanya pun tak dapat dihindarkan. Ya sudah, wajah Jon Koplo dadi abang ireng. Segera saja Jon Koplo menuruti perintah bu Gendhuk Nicole untuk bergabung di barisan “spesial” tersebut. Jon Koplo hanya bisa nggrundhel dalam hati, “I hate Monday!”
No comments:
Post a Comment